RSS

Lokakarya Nasional “Menggapai Pesisir dan Laut yang Bersih, Produktif dan Tangguh”

Jakarta, Kamis – 20131219; 10:00 WIB

Talk Show yang dipandu Presenter Kompas TVBertempat di Ballroom Utama Gedung Mina Bahari III Kementerian Kelautan dan Perikanan, pada hari Kamis, 19 Desember 2013, Direktorat Pesisir dan Lautan telah menyelenggarakan Lokakarya Nasional “Menggapai Pesisir dan Laut yang Bersih, Produktif dan Tangguh”. Kegiatan Lokakarya Nasional (LOKNAS) berisikan rangkaian acara Lokakarya Pengembangan Desa Pesisir Tangguh (PDPT), Workshop Kerusakan Pesisir, Workshop Pengendalian Pencemaran dan Workshop Pendayagunaan Sumberdaya Kelautan. Lokakarya PDPT tingkat Nasional bertujuan untuk memaparkan dan mengevaluasi hasil pelaksanaan kegiatan untuk mendapatkan umpan balik guna penyempurnaan kegiatan di masa yang akan datang dalam upaya Pengembangan Desa Pesisir Tangguh.

Lokakarya Nasional ini dibuka secara resmi oleh Direktur Jenderal Kelautan, Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil KKP, Dr. Sudirman Saad, M.Hum. Dan, dilanjutkan dengan Talkshow yang dipandu Presenter dari Kompas TV. Talkshow Lokakarya Nasional PDPT ini menghadirkan beberapa narasumber, antara lain :

Agus Purnomo, M.A, M.BA – Dewan Nasional Perubahan Iklim

Drs. Rasio Ridho Sani, M.Comm, MPM – Kementerian Lingkungan Hidup

Prof. Dr. Rochmin Dahuri, M.S – Pakar Pengelolaan Pesisir

Prof. Dr. Hasjim Djalal, M.A – Pakar Kelautan

Ir. Sugeng Triutomo, DESS – DRR Indonesia

Prof. Dr. Ir. Dietriech G. Bengen, DEA – Sekretaris Himpunan Ahli Pengelolaan Pesisir Indonesia

Pembukaan oleh Dirjen KP3KSatker DKP DIY dan KPPeserta Lokakarya NasionalPengisian Buku TamuStand Pameran PDPT Kulon Progo

Iklan
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Desember 23, 2013 in Kab. Kulon Progo

 

Ketangguhan Desa Pesisir Kabupaten Kulon Progo

Kulon Progo, Selasa – 20131217; 08:00 WIB

Keterpaparan, sensitivitas, dan daya adaptasi merupakan tiga hal penting yang perlu dipahami dalam penilaian ketangguhan (resiliensi) atas bencana iklim.  Dengan diketahuinya kondisi tersebut akan dapat dinilai daya resiliensi atau ketangguhan masyarakat desa. Ketangguhan mengacu pada konsep Climate Disaster Resilient Village (CDRV) dari hasil diskusi pakar yang merupakan sebuah gerakan pembangunan desa-desa pesisir yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas adaptasi dan mitigasi dalam menghadapi berbagai bencana yang datang akibat perubahan iklim.

Kriteria ketangguhan desa pada program Pengembangan Desa Pesisir Tangguh (PDPT) mencakup lima aspek yaitu aspek bina manusia, bina usaha, bina sumberdaya, bina lingkungan/infrastruktur dan bina siaga bencana dan perubahan iklim. Kelima aspek tersebut kemudian dijabarkan dengan variabel dalam konsep CDRV berupa Variabel Karakteristik Umum (tetap) dan Variabel Karakteristik Khusus.

Meningkatnya ketangguhan desa pesisir menjadi indikator outcome program PDPT, untuk itu perlu adanya penilaian awal mengenai status ketangguhan desa pesisir. Hasil penilaian ini dapat digunakan untuk menyempurnakan program PDPT, memberikan masukan untuk pengelolaan program yang adaptif dan mengukur efektifitas upaya pengelolaan program PDPT (output) yang memiliki bobot dan kualitas yang tinggi jika ada dukungan data dan informasi (input) yang memadai, tata cara pengambilan data dan informasi dengan metode yang tepat, serta pengolahan dan penganalisaan data dan informasi dengan menggunakan teknis analisis yang baik (proses).

Proses penilaian ketangguhan desa pesisir mengacu pada kerangka kerja seperti pada gambar di bawah ini:

Kerangka Kerja Penilaian Ketangguhan Desa Pesisir

Berdasarkan kerangka kerja penilaian ketangguhan desa pesisir di Kabupaten Kulon Progo seperti bagan alur diatas, telah didapatkan grafik kekuatan aspek ketangguhan dan grafik nilai ketangguhan desa pesisir sebagai berikut:

1.  DESA BANARAN KECAMATAN GALUR

Grafik Ketangguhan Desa Banaran

2.  DESA KARANGSEWU KECAMATAN GALUR

Grafik Ketangguhan Desa Karangsewu

3.  DESA BUGEL KECAMATAN PANJATAN

Grafik Ketangguhan Desa Bugel

Berdasarkan grafik kekuatan aspek ketangguhan dan grafik nilai ketangguhan diatas, yang meliputi aspek siaga bencana dan perubahan iklim, aspek lingkungan dan infrastruktur, aspek sumberdaya, aspek usaha, dan aspek manusia dapat dikatakan program PDPT di Kabupaten Kulon Progo Tahun 2012 dan 2013 memberikan dampak yang positif dan baik. Harapan ke depan, semoga program PDPT ini mampu menuju desa pesisir di Kabupaten Kulon Progo yang TANGGUH…!!!

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Desember 17, 2013 in Kab. Kulon Progo

 

Hasil Akhir PDPT Kabupaten Kulon Progo Tahun 2013

Kulon Progo, Senin – 20131216; 08:00 WIB

Program Pengembangan Desa Pesisir Tangguh (PDPT) Kabupaten Kulon Progo tahun 2013 telah menyalurkan BLM sebesar Rp 818.006.000,- dengan total 30 KMP. Lokasi PDPT ada di Desa Banaran, Karangsewu dan Bugel.

1. Bina Siaga Bencana dan Perubahan Iklim – BLM Rp 501.769.500,- (61,34 %)

     a. Jalan jalur evakuasi : 2.322 meter

     b. Bangket/talud jalan jalur evakuasi : 750 meter

     c. Sarana informasi mitigasi bencana : 3 unit

2. Bina Sumberdaya – BLM Rp 113.159.000,- (13,83 %)

     a. Penanaman vegetasi pantai : 6.850 bibit

     b. Penanaman vegetasi sungai : 5.000 bibit

3. Bina Lingkungan dan Infrastruktur – BLM Rp 92.625.000,- (11,32 %)

     a. Rabat beton jalan : 357 meter

     b. Pembangunan mushola : 1 unit (6 x 5 meter)

4. Bina Usaha – BLM Rp 110.452.500,- (13,51 %)

     a. Motor roda tiga : 2 unit

     b. Pompa air : 10 unit

     c. Kios usaha bersama : 1 unit (8 x 3 meter)

                                                   Desa Banaran        Desa Karangsewu          Desa Bugel

BLM PDPT                             Rp 274.034.000,-       Rp 274.034.000,-       Rp 269.938.000,-

Swadaya                                Rp   39.975.000,-       Rp   79.985.000,-       Rp    71.181.500,-

Prosentase Swadaya                  14,59 %                        29,19 %                       26,37 %

A.  DESA BANARAN KECAMATAN GALUR

1.  Bina Siaga Bencana dan Perubahan Iklim (5 KMP)

KMP Cegah BencanaKMP Ngudi LurusKMP Tambak SamudroKMP Sambung DalanKMP Jalan Simpang

2.  Bina Sumberdaya (2 KMP)

KMP Tangguh BoyoKMP Tambak Progo

3.  Bina Lingkungan dan Infrastruktur (1 KMP)

KMP Sido Katon

4.  Bina Usaha (2 KMP)

KMP Sumber TirtaKMP Koyo Mino

B.  DESA KARANGSEWU KECAMATAN GALUR

1.  Bina Siaga Bencana dan Perubahan Iklim (6 KMP)

KMP Boro Manunggal KaryoKMP Gupit Rahayu IKMP Gupit Rahayu IIKMP Suka MajuKMP Harapan MajuKMP Imorenggo Tangguh

2.  Bina Sumberdaya (1 KMP)

KMP Imorenggo Subur

3.  Bina Lingkungan dan Infrastruktur (2 KMP)

KMP Wahana Mina MulyaKMP Wono Karyo

4.  Bina Usaha (1 KMP)

KMP Imorenggo Mulyo

C.  DESA BUGEL KECAMATAN PANJATAN

1.  Bina Siaga Bencana dan Perubahan Iklim (6 KMP)

KMP Gisik Marga LestariKMP Marga SamodraKMP Gisik PranajiKMP Sri GumelarKMP Wahana SembadaKMP Gisik Wanatara

2.  Bina Sumberdaya (1 KMP)

KMP Ring 1

3.  Bina Lingkungan dan Infrastruktur (1 KMP)

KMP Gisik Pamuji

4.  Bina Usaha (2 KMP)

KMP Putri Bugel PeniKMP Mina Jaya

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Desember 17, 2013 in Kab. Kulon Progo

 

Lokakarya PDPT Tingkat Kabupaten Kulon Progo TA 2013

Kulon Progo, Selasa – 20131203; 10:00 WIB

Narasumber Lokakarya Tingkat Kabupaten Kulon ProgoKabupaten Kulon Progo melalui Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan (DKPP) merupakan salah satu Kabupaten di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) penerima Program Pengembangan Desa Pesisir Tangguh (PDPT) tahun 2013, yang pada hari Selasa, 03 Desember 2013 telah selesai melaksanakan kegiatan Lokakarya PDPT tingkat Kabupaten Kulon Progo Tahun Anggaran 2013 di Aula Pertemuan RM. Nggirli Jl. Wates – Jogja Km 1 Giripeni, Wates, Kulon Progo.

Lokakarya PDPT tingkat Kabupaten bertujuan untuk memaparkan dan mengevaluasi hasil pelaksanaan kegiatan untuk mendapatkan umpan balik guna penyempurnaan kegiatan di masa yang akan datang serta mendorong sinergitas lingkup Kabupaten dalam upaya Pengembangan Desa Pesisir Tangguh. Pada pelaksanaan Lokakarya PDPT di tingkat Kabupaten Kulon Progo melibatkan Pemda Kabupaten, DKP Provinsi, DKPP, SKPD terkait, Tim Teknis, Camat, Perangkat Desa, Tim Pemberdayaan Desa, Tim Tenaga Pendamping, Perwakilan Kelompok Masyarakat Pesisir (KMP) serta pemangku kepentingan lainnya.

Lokakarya PDPT tingkat Kabupaten Kulon Progo ini dibuka secara resmi oleh Staff Ahli Bupati Bidang Pembangunan, H. Jumanto, SH yang mewakili Sekda Kulon Progo yang berhalangan hadir dalam acara ini. Dalam pembukaannya, beliau menyampaikan bahwa Kabupaten Kulon Progo memiliki 10 Desa Pesisir dan 4 Kecamatan Pesisir seperti Kec. Galur, Kec. Panjatan, Kec. Wates dan Kec. Temon. Pemda Daerah Istimewa Yogyakarta mempunyai program Sektor Kelautan dan Perikanan sebagai soko guru kehidupan. Tidak lupa, ucapan terima kasih dari Pemerintah Kabupaten Kulon Progo kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan atas bantuan program PDPT, harapannya kegiatan PDPT dapat berkelanjutan di Kabupaten Kulon Progo.

Dalam acara ini, narasumber dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) diwakili oleh Kasubdit Pendayagunaan Sumberdaya Kelautan, Drs. Rusman Hariyanto, MT. Sedangkan narasumber dari daerah disampaikan oleh Kepala DKPP yang sekaligus sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), drh. Rr. Endang Purwaningrum TL dan Kepala Bidang Kelautan dan Perikanan Tangkap DKPP yang sekaligus sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Ir. R. Prabawa Suganda. Setelah kegiatan di dalam ruangan selesai, dilanjutkan dengan peninjauan ke lokasi PDPT di Desa Bugel, Karangsewu dan Banaran oleh Drs. Rusman Hariyanto, MT. Pada saat kunjungan ke Desa Banaran, dijumpai ada satu program PDPT tahun 2012 yang ditangani KMP Subur Makmur berupa pembuatan saluran irigasi yang kegiatannya pada tahun ini dilanjutkan dari Program Pengembangan Infrastruktur Perdesaan (PPIP) dari Kementerian Pekerjan Umum. Harapannya ke depan kegiatan PDPT ini mampu bersinergitas dengan instansi lain untuk ikut terjun dalam pembangunan menuju desa pesisir tangguh dan mumpuni.

Daftar Hadir Peserta Lokakarya

Peserta Lokakarya

SKPD Pelaksana PDPT

Peninjauan KKP ke Desa Bugel

Peninjauan KKP ke Desa Banaran

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Desember 17, 2013 in Kab. Kulon Progo

 

Pembinaan Program PDPT Kabupaten Kulon Progo

Kulon Progo, Senin – 20131028; 09:30 WIB

Pembukaan oleh Kepala Dinas atau yang MewakiliDinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melalui surat undangannya nomor 005/2782.4 tanggal 23 Oktober 2013 telah melaksanakan pembinaan program Pengembangan Desa Pesisir Tangguh (PDPT) di Aula RM. Gerbang Trisik Jl. Trisik KM 2, Kranggan, Galur, Kulon Progo. Acara dilaksanakan pada hari Senin, 28 Oktober 2013 mulai pukul 09.30 WIB – selesai. Pembukaan acara oleh Kepala DKP Pemda DIY/yang mewakili, yang dilanjutkan dengan diskusi antara Satker DKP, Tim Teknis, Tim Pemberdayaan Desa, Kelompok Masyarakat Pesisir (KMP) dan Tim Tenaga Pendamping untuk membahas program-program PDPT yang telah dilaksanakan pada tahun ini.

Berikut peserta pembinaan program PDPT tahun 2013:

  1. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Pemda DIY/yang mewakili;
  2. Kepala Dinas Kelautan, Perikanan dan Peternakan Kabupaten Kulon Progo/yang mewakili;
  3. Kepala Bidang Kelautan dan Pesisir;
  4. Kepala Seksi Pengembangan Wilayah Pesisir DKP Pemda DIY;
  5. Camat Galur (Tim Teknis);
  6. Camat Panjatan (Tim Teknis);
  7. Tim Pemberdayaan Desa Banaran;
  8. Tim Pemberdayaan Desa Karangsewu;
  9. Tim Pemberdayaan Desa Bugel;
  10. Kelompok Masyarakat Pesisir (KMP) Desa Banaran;
  11. Kelompok Masyarakat Pesisir (KMP) Desa Karangsewu;
  12. Kelompok Masyarakat Pesisir (KMP) Desa Bugel;
  13. Tim Tenaga Pendamping.

Dari hasil diskusi dapat diambil kesimpulan antara lain: Pertama, untuk kegiatan penanaman vegetasi pantai, ada sebagian pohon yang sudah ditanam namun karena adanya abrasi, angin kencang dan gelombang pasang sehingga menyebabkan sebagian besar tanaman mati. Kelompok Masyarakat Pesisir (KMP) bersedia untuk melakukan penanaman kembali di lokasi yang lebih aman tetapi menunggu musim hujan terlebih dahulu. Kedua, pengadaan sarana informasi mitigasi bencana, pompa air dan motor roda tiga diharapkan bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Ketiga, penguatan kelembagaan sangat diperlukan untuk keberlanjutan program PDPT kedepannya.

Pamong Desa Lokasi PDPT

Peserta Pembinaan PDPT

Tim Tenaga Pendamping PDPT

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Oktober 28, 2013 in Kab. Kulon Progo

 

Monev PDPT oleh BAPPEDA Kabupaten Kulon Progo

Kulon Progo, Rabu – 20131023; 11:00 WIB

BAPPEDA meninjau KMP Marga SamodraBadan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Kulon Progo yang diwakili oleh Ibu Sri Wijayanti, S.Hut, M.Si, yang sekaligus Tim Teknis PDPT beserta rombongan, Rabu (23/10) telah melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pelaksanaan Program Kegiatan Pengembangan Desa Pesisir Tangguh (PDPT) Tahun 2012 – 2013 di Desa Banaran, Karangsewu dan Bugel Kabupaten Kulon Progo. Kegiatan ini, dilaksanakan mulai pukul 11.00 – 14.30 WIB.

Tim Monev kali ini terdiri dari Ibu Sri Wijayanti, S.Hut, M.Si (BAPPEDA) beserta rombongan, Bapak Ir. R. Prabawa Suganda (PPK PDPT Kulon Progo), Ibu Siti Khoiriyah, S.Pt (Sekretaris PDPT) dan Tim Tenaga Pendamping PDPT. Monev kali ini meninjau kegiatan-kegiatan yang belum selesai 100 % seperti KMP Tangguh Boyo yang menangani kegiatan penanaman vegetasi pantai di Desa Banaran, KMP Imorenggo Mulyo yang menangani kegiatan pembangunan kios usaha bersama di Desa Karangsewu dan KMP Gisik Marga Lestari, KMP Marga Samodra, KMP Gisik Pranaji yang menangani kegiatan perkerasan jalan jalur evakuasi serta KMP Ring 1 yang menangani kegiatan penanaman vegetasi pantai di Desa Bugel. Di harapkan semua kegiatan akan selesai pada akhir bulan Oktober 2013 ini, kecuali untuk penanaman vegetasi pantai akan menunggu musim hujan terlebih dahulu agar kelangsungan hidupnya lebih tinggi.

BAPPEDA meninjau KMP Gisik Marga Lestari

BAPPEDA meninjau KMP Gisik Pamuji

BAPPEDA meninjau KMP Putri Bugel Peni

BAPPEDA meninjau KMP Ring 1

BAPPEDA meninjau abrasi di Pesisir Kulon Progo

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Oktober 24, 2013 in Kab. Kulon Progo

 

Monev PDPT oleh Bapak Ir. R. Moh. Ismail, MP

Kulon Progo, Kamis – 20131010; 10:00 WIB

Berdiskusi dengan KMPKepala Subdit Pencemaran Laut – Direktorat Pesisir dan Lautan, Direktorat Jenderal Kelautan, Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, Ir. R. Moh. Ismail, MP, Kamis (10/10) kemarin telah melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pelaksanaan Program Kegiatan Pengembangan Desa Pesisir Tangguh (PDPT) Tahun 2012 – 2013 di Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta.

Tim monev yang terdiri dari Ir. R. Moh. Ismail, MP (Kasubdit PL), Ir. R. Prabawa Suganda (PPK PDPT Kulon Progo) dan Tim Tenaga Pendamping PDPT bergerak langsung dari Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan (DKPP) menuju ke lokasi PDPT di Desa Bugel, Karangsewu dan Banaran, mulai pukul 08.00 – 13.00 WIB.

Secara keseluruhan kegiatan secara fisik mencapai 90 %, sedangkan realisasi keuangan berkisar 83,23 %. Dalam kunjungannya ke Kabupaten Kulon Progo, masih ada beberapa kendala, salah satunya adalah masih adanya abrasi, air laut pasang dan angin yang membawa uap air garam (amun-amun) yang mengakibatkan sebagian besar penanaman vegetasi pantai mengalami kematian. Namun, KMP yang menangani penanaman vegetasi pantai siap untuk melakukan penanaman ulang di lokasi yang lebih aman.

Berdiskusi dengan Tenaga Pendamping

Meninjau Lokasi Abrasi

Pengambilan Dokumentasi Papan Kegiatan

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Oktober 23, 2013 in Kab. Kulon Progo