RSS

Penyusunan Rencana Pengembangan Desa Pesisir (RPDP) Kab. Kulon Progo

23 Jul

Kulon Progo, 18 – 19 Juli 2012. Mulai pukul 09.00 WIB s/d selesai,  Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan Kab. Kulon Progo telah melaksanakan penyusunan Rencana Pengembangan Desa Pesisir (RPDP) program Pengembangan Desa Pesisir Tangguh (PDPT) di tiga desa pesisir yaitu Desa Banaran, Desa Bugel dan Desa Karangsewu. Dalam penyusunan RPDP ini dihadiri oleh Kepala Dinas, Tim Teknis, Kepala Desa, Sekretaris Desa, BPD, LPMD, Fasilitator, Narasumber, Tokoh Masyarakat, Tim Pemberdayaan Desa, Tim Tenaga Pendamping dan Perwakilan dari masing-masing KMP.

Kegiatan penyusunan RPDP Desa Banaran berlangsung pada hari Rabu, 18 Juli 2012. Sedangkan penyusunan RPDP Desa Bugel dan Karangsewu berlangsung pada hari Kamis, 19 Juli 2012. Pemaparan yang pertama dilakukan oleh Bapak Diyan R. Wahyudi, SE., M.Si dan Bapak Dwi Pintoko Ariwibowo, ST dari CV. Karya Mandiri Sejahtera (KMS) sebagai tenaga fasilitator. Pemaparan yang disampaikan antara lain adalah menyangkut tentang penjelasan Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan Rencana Kerja Kelompok (RKK) KMP dalam usulan kegiatan di RPDP. Pada sesi kedua, Bapak Diyan R. Wahyudi, SE., M.Si bersama dengan Tim Pemberdayaan Desa, Tenaga Pendamping Desa dan peserta rapat melakukan sinkronisasi usulan kegiatan KMP dengan RPJMDes dari masing-masing Desa sasaran PDPT. Beberapa usulan kegiatan memang sudah terfasilitasi dalam RPJMDes, tetapi ada beberapa kegiatan lain yang belum dilaksanakan.

Hasil dari sinkronisasi Desa Banaran diantaranya menghasilkan keputusan seperti:

  1. Bina Siaga Bencana dan Perubahan Iklim, ada usulan untuk memfasilitasi pengadaan plang/tanda jalur evakuasi.
  2. Bina Lingkungan dan Infrastruktur, ada usulan berupa pembangunan pos bencana.
  3. Bina Sumberdaya, ada usulan berupa penanaman cemara udang/vegetasi pantai.
  4. Bina Usaha, ada usulan berupa pengadaan sarana kendaraan roda tiga untuk sarana pemasaran ikan lele dumbo.

Hasil dari sinkronisasi Desa Bugel diantaranya menghasilkan keputusan seperti:

  1. Bina Siaga Bencana dan Perubahan Iklim, ada usulan untuk perkerasan jalur jalan evakuasi di Pedukuhan II.
  2. Bina Lingkungan dan Infrastruktur, ada usulan berupa pembangunan rabat beton jalan poros tengah di Pedukuhan I, pembangunan talut jalan di Pedukuhan V, IX dan X serta pembangunan talut jalan dan saluran irigasi di Bulak Bugel II.
  3. Bina Sumberdaya, ada usulan berupa penanaman vegetasi pantai/cemara udang.
  4. Bina Usaha, ada usulan berupa pengadaan motor roda tiga untuk sarana pendistribusian air bersih dan perluasan pasar ikan/pembuatan kios-kios di TPI Bugel.

Hasil dari sinkronisasi Desa Karangsewu diantaranya menghasilkan keputusan seperti:

  1. Bina Siaga Bencana dan Perubahan Iklim serta Bina Lingkungan dan Infrastruktur, ada usulan berupa pembangunan bangket, cor blok jalan ± 750 m dan perkerasan jalan evakuasi ± 600 m di Pedukuhan I dan II; pembangunan cor blok jalan ± 500 m dan jalur evakuasi 2 km di Pedukuhan III; pembangunan jalan evakuasi ± 1.500 m di Pedukuhan IV; pembangunan cor blok jalan evakuasi ± 600 m di Pedukuhan V; pembangunan cor blok jalan evakuasi ke arah pantai ± 1.500 m di Pedukuhan VI; pembangunan cor blok jalur evakuasi, pengadaan alat pendeteksi tsunami dan pondok wisata range I di Pedukuhan XVII.
  2. Bina Sumberdaya, ada usulan berupa penanaman cemara udang/ketapang/vegetasi pantai lainnya.
  3. Bina Usaha, ada usulan berupa pengadaan diesel pengairan sarana penunjang budidaya ikan dan pengadaan mesin pembuat pelet ikan.

Rencana awal ini masih akan dilakukan review secara lebih mendalam dan mendetail oleh tenaga fasilitator, Tim Penyusun RPDP dan KMP dengan bantuan Tim Pemberdayaan Desa dan Tenaga Pendamping. Selain pemaparan dari Fasilitator, ada juga pemaparan dari beberapa Narasumber yaitu Ibu drh. Endang Purwaningrum TL, Bapak Ir. Sudarna, MMA dan Bapak Eko Purwanto A.Pi., MMA yang menyampaikan tentang kegiatan PDPT. Mereka menjelaskan secara detail dan gamblang tentang kegiatan PDPT ini, yang fokus pada 6 bina. Satu poin penting adalah permintaan dari narasumber kepada KMP untuk bersikap profesional dan serius dalam menyusun RPDP, RKK dan melaksanakan kegiatan PDPT secara keseluruhan dengan penuh tanggung jawab.

Iklan
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Juli 23, 2012 in Kab. Kulon Progo

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: