RSS

Pembuatan Detail Engineering Design (DED) Program PDPT Kab. Kulon Progo

14 Agu

Kulon Progo, Agustus 2012. Kegiatan pembangunan di Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil mempunyai potensi dampak kerusakan habitat, perubahan pada proses alami ekosistem, dan pencemaran. Disisi lain, juga terjadi berbagai permasalahan seperti konflik kepentingan pembangunan, kelembagaan, dan tingkatan pemerintahan. Pembangunan yang tidak terintegrasi dengan baik, tanpa pedoman dan mitigasi lingkungan yang tepat, akan menghasilkan permasalahan dan konflik. Oleh karena itu keterpaduan perlu dilakukan untuk mengompromikan kepentingan antar sektor, tingkatan pemerintahan, ruang darat dan laut, ilmu dan pengelolaan, serta internasional. Maka dipandang perlu adanya upaya mendorong pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait untuk melakukan pengelolaan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil secara terpadu. Hal tersebut dapat dilakukan mulai dengan lingkup wilayah terkecil, yaitu desa yang tertuang dalam Rencana Pengembangan Desa Pesisir.

Rencana Pengembangan Desa Pesisir (RPDP) merupakan rencana yang tidak terpisahkan dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJM Desa). Dalam penyusunan rancangan RPDP melalui beberapa tahapan, tahapan pertama, kegiatan penyusunan RPDP (persiapan, pengkajian keadaan desa dan penyusunan rancangan RPDP); tahapan kedua, pembahasan rancangan RPDP; tahapan ketiga, penetapan rancangan RPDP. Setelah melaksanakan proses penyusunan rancangan RPDP, pada tanggal 2, 6 dan 9 Agustus 2012 mulai pukul 08.30 WIB s/d 15.00 WIB, Tenaga Fasilitator, Tim Pemberdayaan Desa, Tenaga Pendamping dan Perwakilan KMP Kab. Kulon Progo telah melakukan peninjauan ke masing-masing lokasi usulan program kegiatan yang sudah tercantum di dalam RPDP di tiga desa pesisir sasaran PDPT.

Kegiatan peninjauan ke masing-masing lokasi usulan program kegiatan di Desa Bugel dilaksanakan pada hari Kamis (2/8), kemudian pada hari Senin (6/8) melakukan peninjauan lokasi usulan program kegiatan di Desa Karangsewu dan yang terakhir pada hari Kamis (9/8) di Desa Banaran. Didalam melakukan peninjauan ke masing-masing lokasi usulan program kegiatan dan dengan dibantu oleh Bapak Diyan Retno Wahyudi, SE., M.Si (Tenaga Fasilitator) dan Bapak Dwi Pintoko Aribowo, ST (Tenaga Fasilitator) yang dilakukan adalah menentukan titik koordinat lokasi dengan menggunakan Global Position System (GPS), menggambar denah lokasi, mengambil gambar pra implementasi, serta mengukur panjang, lebar, dan volume. Kegiatan ini nantinya akan dijadikan referensi dalam pembuatan Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan Detail Engineering Design (DED) yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Rencana Kerja Kelompok (RKK).

Iklan
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Agustus 14, 2012 in Kab. Kulon Progo

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: